RSS

Santet Lewat HP hanya Isu

10 May

Terungkap Sudah kalau Terror santet lewat Telepon Genggam itu tidak benar. Sesuai dengan berita di Riaupos.com edisi jum’at 09/5. demikian isinya :

“Isu Short Message Service (SMS) dengan tampilan warna merah di layar ponsel dapat menyebabkan kematian, cepat menyebar di masyarakat. Siapa sebenarnya pengirim pertama SMS itu, dan apa motifnya? Laporan evi suryati, Bengkalis evi-suryati@riaupos.co.id Isu SMS tampilan warna merah yang dapat menyebabkan kematian memang heboh di mana-mana. Banyak masyarakat yang memercayainya, namun banyak juga yang tidak. Seperti halnya Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri. Ia mengingatkan dan meminta masyarakat untuk tidak mempercayai isu tersebut. Melalui telepon selulernya dari Batam, Johan mengatakan, SMS tersebut bukan dikirim oleh dukun atau tukang santet, dan bukan pula dikirim oleh seseorang yang saat ini tengah memperdalam ilmu hitamnya seperti rumor yang berkembang di tengah masyarakat Bengkalis. “SMS yang mengatasnamakan 0866 itu hanya SMS iseng. Pesan singkat itu dibuat salah seorang Anak Baru Gede (ABG) dari Tanjung Uban, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau,” jelas Johan seraya mengaku putrinya juga sempat melarangnya untuk mengangkat telepon selulernya jika dihubungi nomor 0866. Malah menurut Johan, karena sangat takut, anaknya berpesan selama di Batam agar tidak menghidupkan handphone. “Saya juga tidak tahu darimana anak saya itu mengetahui tentang SMS 0866 itu,” terang Johan. Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun dari masyarakat Kota Batam di sela-sela mengikuti kegiatan Batam Expo 2008 di Gedung Sumatera Promotion Center Kota Batam, Kamis (8/5), Johan menjelaskan, siapa sebenarnya pengirim SMS itu mulai terkuak. “SMS itu dibuat ABG tersebut hanya untuk mengusil teman-temannya. SMS tersebut dikirim di saat ABG dari Tanjung Uban itu di saat yang bersangkutan sedang tidak ada kegiatan. Dia tidak menyangka kalau SMS itu menyebar luar sampai keluar Provinsi Kepulauan Riau,” imbuh Johan. Pada bagian lain Johan juga membantah jika ada masyarakat Bengkalis ada yang meninggal setelah menerima SMS iseng itu. “Saya sudah kontak dan cek ke seluruh camat kebenaran informasi itu. Informasi itu sama sekali tidak benar,” tegas Johan. “

Demikian berita yang tertulis di salah satu media online Riau itu. Coba kita bayangkan malunya kita setelah mempercayai hal ini.

Penulis gak bisa bayangkan rasa ingin tertawa ingin meledak. dengan perasaan geli dengan isu yang beredar ini penulis memposting berita ini di blog.

 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2008 in Umum

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: